Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Jember pada Yudisium Program Pascasarjana ke-87 dan Program Sarjana ke-123 Periode IV Tahun Akademik 2026/2027. Program Studi Sarjana Biologi berhasil mencatatkan dua capaian sekaligus, yakni sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dan lulusan tercepat jenjang sarjana. Sementara itu, Program Studi Magister Biologi juga menunjukkan kualitas akademiknya melalui raihan IPK sempurna 4,00 oleh dua mahasiswanya. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi Jurusan Biologi dalam mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.
Pada jenjang sarjana, Amalia Ayu Pratiwi berhasil meraih predikat lulusan dengan IPK tertinggi 3,85, sedangkan Diajeng Maghfiroh dinobatkan sebagai lulusan tercepat dengan masa studi 3 tahun 5 bulan 6 hari. Di jenjang magister, prestasi gemilang diraih oleh Fitirianti Milhatul Hasanah, S.Si. dan Riza Aprilia Wulandari, S.Si., yang sama-sama memperoleh IPK 4,00 sebagai lulusan terbaik Program Magister Biologi. Capaian tersebut semakin menegaskan kualitas pembelajaran, pendampingan akademik, serta budaya ilmiah yang terus dikembangkan di lingkungan Jurusan Biologi FMIPA UNEJ.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, Koordinator Program Studi Magister Biologi, Mukhamad Su’udi, S.Si., Ph.D., yang mewakili Ketua Jurusan Biologi, menerima penghargaan dari Dekan FMIPA Universitas Jember, Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D. Penghargaan ini menjadi simbol keberhasilan sivitas akademika Jurusan Biologi dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi di dunia kerja, penelitian, maupun pendidikan tinggi.
Keberhasilan mahasiswa Jurusan Biologi pada yudisium kali ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi dan menyelesaikan studi dengan hasil terbaik. Sejalan dengan pesan Dekan FMIPA UNEJ kepada para yudisi, lulusan diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk terus mengembangkan kompetensi, menciptakan peluang, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.



