Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Bina Desa” sukses diselenggarakan di Desa Suco oleh Dosen Biologi yang dibantu panitia dari Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan lima tim pemateri yang membawakan berbagai topik edukatif seputar kesehatan, lingkungan, dan pengelolaan sumber daya rumah tangga. Peserta kegiatan terdiri dari ibu-ibu PKK serta mahasiswa yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Jurusan serta Kepala Desa Suco. Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam meningkatkan kualitas hidup melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan, termasuk pengembangan potensi desa.
Memasuki sesi inti, lima tim pengabdian memaparkan materi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Tim pertama membahas tentang Tanaman Obat dan Simplisia yang disampaikan oleh Bu Dwi, Bu Edia, dan Bu Indah. Materi ini mengajak peserta mengenali potensi tanaman herbal di sekitar rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga.
Selanjutnya, Tim kedua memberikan edukasi mengenai Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Materi yang dibawakan oleh Bu Rike, Bu Kartika, dan Bu Hari S. ini menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi genangan air, serta menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran nyamuk penyebab DBD.
Pada sesi berikutnya, Tim ketiga membahas Manfaat Susu Fermentasi bagi Kesehatan. Paparan dari Bu Murti, Pak Sutoyo, dan Pak Su’udi menjelaskan manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Topik pengelolaan limbah rumah tangga dibawakan oleh Tim keempat melalui materi Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga dengan Eco-enzyme. Bu Eva, Bu Esti, dan Pak Vendi menjelaskan cara mengolah limbah organik menjadi cairan multifungsi yang bermanfaat untuk rumah tangga maupun pertanian.
Sementara itu, Tim kelima memperkenalkan inovasi pengolahan sampah organik menggunakan BSF (Black Soldier Fly) Maggot. Materi dari Pak Asmoro, Bu Retno, dan Bu Husna menyoroti potensi maggot sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengurangi limbah sekaligus menghasilkan pakan bernilai ekonomi.
Antusiasme peserta terlihat tinggi pada sesi diskusi interaktif. Ibu-ibu PKK maupun mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait penerapan materi di kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan bingkisan kepada peserta yang bertanya.
Kegiatan “Bina Desa” ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Ketua Jurusan kepada Kepala Desa Suco sebagai simbol kerja sama dan penghargaan atas dukungan terhadap terselenggaranya program pengabdian ini.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Biologi bersama HIMABIO berharap ilmu yang disampaikan tidak berhenti pada forum diskusi saja, tetapi dapat diterapkan secara nyata oleh masyarakat. Program “Bina Desa” diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun desa yang lebih sehat, mandiri, dan peduli lingkungan. Kegiatan praktek langsung akan diagendakan pada bulan-bulan berikutnya sehingga masyarakat bisa mendapatkan skill praktis sebagai bentuk transfer teknologi dari kampus melalui kegiatan ini.